pewarnaan rambut

20 02 2009

Tren Pewarnaan Rambut 2004
ARTmemory, ARTinterior, dan ARTcity

JAKARTA– L’oreal mempersembahkan rangkaian pewarnaan rambut untuk menyambut musim mendatang. Koleksinya kali ini mengacu pada kehidupan kota besar, tempat yang penuh dengan beragam kegiatan serta stres, sekaligus juga dipenuhi orang-orang dinamis, mandiri dan selalu ingin mencoba dan berani menggunakan warna-warna baru dan modern.
Koleksi pewarnaan untuk tahun 2004 ini terinspirasi dari gaya hidup masyarakat urban di kota-kota besar seperti Paris dan Jakarta. ”Kami mengamati makin banyak orang Indonesia yang berminat melakukan pewarnaan rambut, karena mereka menyadari pewarnaan rambut bisa mengubah penampilan dan gaya hidup,” kata General Manager Professionnel Product Division, Philip Giles.
Koleksi pewarnaan rambut untuk musim ini, terdiri dari tiga kelompok warna dasar yang muncul sesuai dengan tema ”Color Design”. Dimulai dari ARTmemory yang menampilkan kesan keaslian dan imajinasi yang kuat, didominasi warna-warna seperti kuning kunyit. Yang kedua adalah ARTinterior yang menonjolkan gradasi warna, dan efek pengaplikasian warna-warna lembayung yang lembut. Terakhir adalah ARTcity, sebagai kreasi paling ”avant-garde”—ketidakserasian adalah bentuk harmoni baru dengan tampilan warna baru yang lebih modern. Begitupun warna khaki yang lebih elegan, serta menampilkan gradasi warna yang memberikan efek sangat berbeda.
Sejumlah penata rambut Indonesia, yakni Alfons, Chandra Gupta, Roy Jhannie, Irwan Doke, Johny Malatto & Herman Tjoa, Willy Wahyudi, Arie Hidayat & Bambang Harryono, Dhannnie Capunk dan Anda menghadirkan kreasi-kreasi untuk koleksi pewarnaan ”Color Design” tersebut.
Chandra Gupta yang memilih kelompok warna ARTinterior, menyebut teknik pengguntingan saat ini penuh dengan tekstur. ”Bagaimana tekstur bisa terlihat, kalau warnanya cuma hitam. Jadi, tentunya, rambut berwarna jauh lebih artistik,” ungkapnya.
Menurut Chandra, perkembangan tren rambut Indonesia ke depan akan lebih pesat. ”Saya sekarang banyak menciptakan cutting teknik Jepang. Hal ini untuk memajukan ide hairdresser Indonesia agar tidak tertinggal. Kreasi saya kali ini adalah Jendela Kotak atau Window Of The World
Dia mengharapkan dengan kreasi tersebut bisa ikut memacu tema pilihan para hairdresser Indonesia untuk dapat melihat luas. Teknik baru pengguntingan yang dipraktikkan Chandra berupa inner layer yang tampak luarnya terlihat Pyramid Cut dengan layer dan trap yang lebih natural.
Roy Jhannie yang juga memilih ARTinterior, memfokuskan diri pada teknik pengguntingan dan pewarnaan. Menurutnya, keduanya itu memang tak dapat dipisahkan. ”Guntingan yang bagus akan semakin menonjol bila diberi sentuhan pewarnaan yang bagus. Menguasai teknik pewarnaan yang baik adalah kuncinya,” demikian Roy.
Teknik pengguntingan dan pewarnaan harus sejalan, jelasnya. Inspirasinya kali ini mengarah pada tren 1980-an yang berkepang, namun dikombinasikan dengan selera punk.

Sebagai Kesatuan
”Cut dan Color adalah kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Karena guntingan yang bagus tidaklah cukup, apabila tidak dilengkapi dengan sentuhan warna yang sempurna,” ini dibilang Irwan Doke. Dia memilih grup warna ARTcity.
Menurutnya, teknik pengguntingan adalah keharusan yang pasti. Tren rambutnya ke tahun depan agak geometris dengan kombinasi asimetris, namun kekuatan tekstur harus tetap ada.
Arie Hidayat dengan pilihan ARTmemory, mengatakan teknik pewarnaan dan pengguntingan lebih mendominasi di tahun mendatang, khususnya untuk pesta remaja. Sebab, tekstur selalu ditunjang pewarnaan dan cutting, lanjutnya.
Dhannie Capunk yang juga mengambil pilihan ARTmemory, menyebut orang sekarang semakin berani dengan gaya baru, seperti Hippie dan nge-punk. Itulah kenapa konsep tren ke depan pilihannya semakin berani pula, sesuai dengan keberadaan gaya rambut.

syakdiah u./21


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: